Rabu, 08 Oktober 2014

Pengertian Pendelegasian Wewenang

Pengertian Pendelegasian Wewenang
Dari berbagai definisi tentang pendelegasian wewenang, dapat disimpulkan, bahwa :
a.  Pendelegasian wewenang merupakan dinamika organisasi, karena dengan pendelegasian wewenang ini para bawahan mempunyai wewenang, sehingga mereka dapat mengerjakan sebagian pekerjaan delegator (pimpinan).
b.      Pendelegasian wewenang merupakan proses yang bertahap dan yang menciptakan pembagian kerja, hubungan kerja, dan adanya kerja sama dalam suatu organisasi/perusahaan.
c.       Pendelegasian wewenang dapat memperluas ruang gerak dan dan waktu seorang manajer.
d.      Pendelegasian wewenang, manajer tetap bertanggung jawab terhadap tercapainya tujuan perusahaan.
e.       Pendelegasian wewenang menjadi ikatan formal dalam suatu organisasi.
 
Prinsip-Prinsip Pendelegasian
Prinsip – prinsip klasik yang dapat dijadikan dasar untuk delegasi yang efektif :
1)      Prinsip scalar, dalam proses pendelegasian harus ada garis wewenang yang jelas karena akan membuat anggota organisasi lebih mudah untuk mengetahui :
a.   Kepada siapa dia dapat mendelegasikan
b.  Dari siapa dia akan menerima delegasi
c.       Kepada siapa dia harus memberikan pertanggung jawaban
2)      Prinsip kesatuan perintah, menyatakan bahwa setiap bawahan dalam organisasi seharusnya melapor hanya kepada seorang atasan
3)      Tanggung jawab dan akuntabilitas, menyatakan bahwa :
a.       Agar organisasi dapat menggunakan sumber dayanya dengan lebih efisien 
b.      Konsekuensi wajar peranan tersebut adalah bahwa setiap individu dalamorganisasi untuk melaksanakan tugas yang dilimpahkan kepadanya secara efektif 
c.       Bagian penting dari delegasi tanggung jawab dan wewenang adalah akuntabilitas penerimaan tanggung jawab dan wewenang berarti individu juga setuju untuk menerima tuntutan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas

Prinsip-Prinsip Pendelegasian

Pengertian Pendelegasian Wewenang
Dari berbagai definisi tentang pendelegasian wewenang, dapat disimpulkan, bahwa :
a.  Pendelegasian wewenang merupakan dinamika organisasi, karena dengan pendelegasian wewenang ini para bawahan mempunyai wewenang, sehingga mereka dapat mengerjakan sebagian pekerjaan delegator (pimpinan).
b.      Pendelegasian wewenang merupakan proses yang bertahap dan yang menciptakan pembagian kerja, hubungan kerja, dan adanya kerja sama dalam suatu organisasi/perusahaan.
c.       Pendelegasian wewenang dapat memperluas ruang gerak dan dan waktu seorang manajer.
d.      Pendelegasian wewenang, manajer tetap bertanggung jawab terhadap tercapainya tujuan perusahaan.
e.       Pendelegasian wewenang menjadi ikatan formal dalam suatu organisasi.
 
Prinsip-Prinsip Pendelegasian
Prinsip – prinsip klasik yang dapat dijadikan dasar untuk delegasi yang efektif :
1)      Prinsip scalar, dalam proses pendelegasian harus ada garis wewenang yang jelas karena akan membuat anggota organisasi lebih mudah untuk mengetahui :
a.   Kepada siapa dia dapat mendelegasikan
b.  Dari siapa dia akan menerima delegasi
c.       Kepada siapa dia harus memberikan pertanggung jawaban
2)      Prinsip kesatuan perintah, menyatakan bahwa setiap bawahan dalam organisasi seharusnya melapor hanya kepada seorang atasan
3)      Tanggung jawab dan akuntabilitas, menyatakan bahwa :
a.       Agar organisasi dapat menggunakan sumber dayanya dengan lebih efisien 
b.      Konsekuensi wajar peranan tersebut adalah bahwa setiap individu dalamorganisasi untuk melaksanakan tugas yang dilimpahkan kepadanya secara efektif 
c.       Bagian penting dari delegasi tanggung jawab dan wewenang adalah akuntabilitas penerimaan tanggung jawab dan wewenang berarti individu juga setuju untuk menerima tuntutan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas

Minggu, 05 Oktober 2014

sejarah borobudur dalam bahasa inggris




Borobudur Temple


Borobudur is Hindu - Budhist temple. It was build in the nineth century under Sailendra dynasty of ancient Mataram kingdom. Borobudur is located in Magelang, Central Java, Indonesia.

Borobudur is well-known all over the world. Its construction is influenced by the Gupta architecture of India. The temple is constructed on a hill 46 m high and consist of eight step like stone terrace. The first five terrace are square and surrounded by walls adorned with Budist sculpture in bas-relief. The upper three are circular. Each of them is with a circle of bell shape-stupa. The entire adifice is crowned by a large stupa at the centre at the centre of the top circle. The way to the summit extends through some 4.8 km of passage and starways. The design of borobudur which symbolizes the structure of universe influences temples at Angkor, Cambodia.

Borobudur temple which is rededicated as an Indonesian monument in 1983 is a valuable treasure for Indonesian people.


Kamis, 02 Oktober 2014

macam macam dan jenis tusuk hias

Teknik jahit yang bisa digunakan dalam pembuatan produk flanel atau felt dapat dilakukan dengan mesin jahit maupun tangan. Namun, jahitan tangan lebih banyak digunakan karena mudah dan fleksibel. Ada banyak sekali jenis tusuk hias yang biasa diterapkan pada flanel/felt, tetapi beberapa teknik sederhana yang paling sering digunakan diantaranya:


1. Tusuk jelujur / baste stitch




http://sew4home.com/images/articles/0209-Basting-Stitch-2_b.jpg
Merupakan teknik paling sederhana dan mudah. Biasanya digunakan untuk membuat serutan atau menyatukan 2 lembar kain agar tidak bergeser saat dijahit. Jahitan ini tidak terlalu kuat sehingga mudah diurai kembali.





2. Tusuk Tikam Jejak.
Jenis tusuk hias ini digunakan untuk membuat garis, batang/tangkai pohon dll.


3. Tusuk Rantai / Chain stitch





http://www.purlbee.com/embroidery-tutorial/2007/2/12/chain-stitch.html




4. Tusuk Daun/ Leaft stitch
http://www.millennia-designs.com/tapestry-cross-stitch-embroidery-kits/noncatalogue/embroidery_stitches.htm

Biasanya digunakan untuk membuat bentuk daun, tetapi dapat juga dengan bentuk lain sesuai dengan pola yang digambar di atas kain.


5. Tusuk Feston Terbuka/ Open Festoon Stitch
Digunakan untuk merapikan bagian tepi kain felt.

Pengertian Seni

Seni berasal dari kata sani (Sanskerta) yang berarti pemujaan, persembahan dan pelayanan. Kata tersebut berkaitan erat dengan upacara keagamaan yang disebut kesenian. Menurut Padmapusphita, kata seni berasal dari bahasa Belanda “genie” dalam bahasa Latin disebut “genius”, artinya kemampuan luar biasa yang dibawa sejak lahir , menurut kajian ilmu di eropa mengatakan “ART” yang berarti artivisual yaitu adalah suatu media yang melakukan suatu kegiatan tertentu. Seiring dengan perkembangan waktu, banyak definisi seni diungkapkan oleh beberapa ahli. Berikut diuraikan beberapa definisi seni menurut para ahli nya .

Menurut  Aristoteles

“seni adalah peniruan terhadap alam tetapi sifatnya harus ideal.”

Menurut Plato dan Rousseau

“seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya.”

Everyman Encyklopedia

Menurut Everyman Encyklopedia, seni adalah segala sesuatu yang dilakukan orang, bukan atas dorongan kebutuhan pokoknya, melainkan karena kehendak kemewahan, kenikmatan, ataupun kebutuhan spiritual.

Ensiklopedi Indonesia

Di dalam Ensiklopedia Indonesia dinyatakan bahwa seni merupakan ciptaan segala hal karena keindahannya orang senang melihat atau mendengarkannya.

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara berpendapat, seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari hidupnya, perasaan, dan bersifat indah sehingga dapat menggetarkan jiwa perasaan manusia.

Akhdiat Karta Miharja

Akhdiat Karta Miharja berpendapat, seni adalah kegiatan rohani manusia yang merefleksikan kenyataan dalam suatu karya, bentuk, dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani.

Prof. Drs. Suwaji Bastomi

Hal senada diungkapkan oleh Prof. Drs. Suwaji Bastomi bahwa seni adalah aktivitas batin dengan pengalaman estetis yang dinyatakan dalam bentuk agung, mempunyai daya untuk membangkitkan rasa takjub dan haru.

Drs. Sudarmaji

Drs. Sudarmaji berpendapat, seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap terang.

Nandawan L. Hasanah

Seni itu berupa ekspresi manusia yang berunsur kan keindahan yang diungkapkan melalui suatu media yang bersifat nyata dan dapat dinikmati oleh kelima panca indera manusia

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa seni merupakan hasil aktivitas batin yang direfleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain. Dalam pengertian ini yang termasuk seni adalah kegiatan yang menghasilkan karya indah. Namun Definisi umum nya seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.

Seni menurut media yang digunakan terbagi 3 yaitu :
  •     Seni yang dapat dinikmati melalui media pendengaran atau (audio art), misalnya seni musik,seni suara,dan seni sastra,puisi dan pantun
  •     Seni yang dinikmati dengan media penglihatan (Visual art)) misalnya lukisan, poster,seni bangunan, seni gerak beladiri dan sebagainya.
  •     Seni yang dinikmati melalui media penglihatan dan pendengaran (audio visual art) misalnya pertunjukan musik, pagelaran wayang,film .
Pembagian seni pun banyak sekali cabang nya contoh nya saja seni rupa dan seni satra lalu pembagian nya lagi seni rupa yang berupa trimatra dan dwimatra lalu cabang cabang selanjut nya yang mungkin tidak ada habis nya saya jelaskan dalam artikel ini ,

Tujuan Pengunaan Seni

Manusia sudah dapat memahami seni sejak zaman purba dahulu , kengunaan seni dulu sebagai penyampaian komunikasi berupa gambar kegiatan manusia purba ketika itu yang di gambar melalui media dinding goa berupa torehan-torehan pada dinding dengan menggunakan warna yang menggambarkan kehidupan manusia purba , seni dingunakan juga sebagai pemujaan antara alam dan makhluk nya sehingga seni di kaitkan sebagai hal magis dalam suatu kultur namun beda hal nya dengan seni di zaman  modern yang sudah  berkembang pesat dari nilai fungsi nya .

Kita sebut kan saja seni modern atau seni kontemporer , namun apa beda nya dengan fungsi seni terdahulu ? seni di zaman ini bersifat individu demi untuk kepuasan diri  atau mengexpresikan sesuatu hal tertentu dan bersifat komersil beda hal nya dengan seni yang terdahulu karena seni di saat itu hanya untuk sesama sebagai alat komunikasi antara dengan yang lain nya , seni modern ini juga berpengaruhi juga dari pengunaan nya yang dahulu nya media pengunaan berupa kanvas atau kertas sekarang mengunakan media eletronik atau digital hal ini membuat  banyak nya lahir nya teknik baru dalam seni kotemporer , hal ini juga mengubah cari pikir seniman / artis yang dahulunya suatu karya sebagai expresi diri dan sekarang karya sudah sebagai  pendapatan diri sendiri.

visi misi kegiatan & struktur kepegawaiannya

=======================================================================
Ucannet : Jl.Pegajahan Selatan Gg.IX No. 33 Cirebon, 08987369814
Melayani print tugas sekaligus jilid, Jual Voucher PB murah, Jual Air RO isi ulang Galon
=======================================================================


 
Visi
Terwujudnya organisasi KORPRI yang kuat, netral, demokratis, untuk membangun jiwa korps (korsa) pegawai Republik Indonesia dan mensejahterakan anggota dan keluarganya.

Misi
Misi KORPRI adalah:
  1. Mewujudkan organisasi KORPRI yang kuat, berwibawa dan mencakup seluruh tingkat kepengurusan;
  2. Membangun solidaritas dan soliditas pegawai Republik Indonesia sebagai perekat dan alat pemersatu bangsa dan negara;
  3. Mewujudkan kesejahteraan, penghargaan, pengayoman dan perlindungan hukum untuk meningkatkan harkat dan martabat anggota;
  4. Membangun pegawai Republik Indonesia yang bertaqwa, profesional, disiplin, bebas kolusi, korupsi dan nepotisme dan mampu melaksanakan tugas-tugas kepemerintahan yang baik;
  5. Mewujudkan KORPRI yang netral dan bebas dari pengaruh politik.

KORPRI berfungsi :
  1. Sebagai satu-satunya wadah berhimpunnya seluruh anggota;
  2. Membina dan meningkatkan jiwa korps (korsa);
  3. Sebagai perekat dan pemersatu bangsa dan negara;
  4. Sebagai wadah untuk peningkatan kesejahteraan dan memberikan penghargaan bagi anggota;
  5. Sebagai pengayom, pelindung dan pemberi bantuan hukum bagi anggota;
  6. Meningkatkan harkat dan martabat anggota;
  7. Meningkatkan ketaqwaan, kejujuran, keadilan, disiplin dan profesionalisme;
  8. Mewujudkan kepemerintahan yang baik.




PIMPINAN MUSYAWARAH NASIONAL VII KORPRI
TAHUN 2014

Ketua,

Luluk Sumiarso
Wakil Ketua,



H. Muhayat

Sekretaris,



Agus Wahyudi

Anggota,



Mirian Damayanti

Anggota,



Rusdi Lubis

Anggota,



Nico Freddy Talubun

Anggota,


H. M. Zuhdi


Anggota,


Dewa Nyoman A. Wibawa